Lembaga:

Dukung kami dengan donasi melalui Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58 a.n. Yayasan Fahmina

Ketika Pesantren Bela Perempuan

Mashalih Ar-Ra’iyyah Ed. 5 (2004)

Ada anggapan masyarakat yang menyatakan bahwa pesantren adalah lembaga yang hanya menyibukkan diri pada ngaji dan kajian ilmu-ilmu keagamaan. Persoalan-persoalan sosial sepertinya tidak dianggap tanggung jawab pesantren.  Pesantren Dar al-Tauhid Arjawinangun beserta pesantren-pesantren lain di Cirebon sejak tahun 2001 mencoba mondobrak anggapan yang tidak sepenuhnya benar ini, dengan membentuk Women Crisis Centre (WCC) Mawar Balqis.

Untuk lebih lengkapnya, silakan click di sini untuk membuka pdf-nya.

Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58 a.n. Yayasan Fahmina

Terkait

Gali Jejak Ulama Perempuan: Belajar dari Diorama Tengku Fakinah, Siti Walidah, dan Nene Muna

Oleh: Zaenal Abidin Jakarta— Sejarah ulama perempuan menyimpan banyak pelajaran tentang keberanian, penguasaan ilmu, kepemimpinan, dan kemampuan membangun gerakan bersama....

Populer

Artikel Lainnya