Lembaga:

Dukung kami dengan donasi melalui Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58 a.n. Yayasan Fahmina

Kick Off Program Co-Impact Perkuat Ekosistem Gerakan Ulama Perempuan Indonesia

Kolaborasi lintas lembaga KUPI memperkuat kaderisasi, produksi pengetahuan, dan dokumentasi ulama perempuan sebagai fondasi gerakan berkelanjutan.

Yayasan Fahmina bersama jaringan lembaga penyangga Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) resmi memulai implementasi Program Co-Impact melalui kegiatan Kick Off Meeting yang diselenggarakan pada Rabu (25/2) di Kantor Yayasan Fahmina, Cirebon.

Pertemuan ini dihadiri Majelis Musyawarah KUPI serta pimpinan lembaga penyangga KUPI, di antaranya Alimat, Rahima, Gusdurian, AMAN Indonesia, dan Yayasan Fahmina. Kegiatan menjadi ruang konsolidasi awal untuk menyelaraskan arah program, strategi pelaksanaan, serta target penguatan gerakan ulama perempuan selama dua tahun ke depan.

Program Co-Impact dirancang sebagai upaya memperkuat ekosistem gerakan ulama perempuan melalui pengembangan pengetahuan, sistem kaderisasi, penguatan komunitas, serta produksi narasi keulamaan perempuan di ruang publik.

Divisi Gerakan Majelis Musyawarah KUPI (MM KUPI), Kamala Candra Kirana, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari hasil review Rencana Strategis (Renstra) dan Halaqah Kubra KUPI yang mengidentifikasi kebutuhan bersama lintas lembaga. “Kita ingin memastikan dukungan ini bukan sekadar kegiatan, tetapi menjadi fondasi penguatan gerakan ulama perempuan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Hasil identifikasi bersama menunjukkan sejumlah kebutuhan strategis gerakan, antara lain penyusunan modul utama gerakan, penguatan sistem kaderisasi, pengembangan metodologi riset KUPI, pembangunan database gerakan, serta penguatan media dan dokumentasi pengetahuan.

Sementara itu Divisi Syiar MM KUPI Faqihuddin Abdul Kodir menegaskan bahwa otoritas ulama perempuan tidak hanya dibangun melalui kapasitas keilmuan, tetapi juga praksis sosial yang solutif di tengah masyarakat.

“Otoritas ulama perempuan lahir dari pengalaman nyata mendampingi komunitas dan memperjuangkan keadilan sosial. Karena itu dokumentasi pengalaman mereka menjadi sangat penting,” jelasnya.

Program CoImpact akan dijalankan melalui tiga fokus utama, yaitu penguatan kepemimpinan ulama perempuan melalui modul dan pelatihan, produksi pengetahuan berbasis media termasuk penulisan biografi ulama perempuan, serta pengembangan pandangan keagamaan partisipatoris melalui berbagai halaqah komunitas hingga tingkat nasional.

Salah satu target utama program adalah penyusunan ribuan profil singkat ulama perempuan dari berbagai daerah sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan kontribusi perempuan dalam kerja-kerja keagamaan dan sosial yang selama ini kurang tercatat.

Program ini akan berlangsung hingga tahun 2027 dengan pelaksanaan berbasis kolaborasi lintas lembaga dan pendekatan komunitas, guna memperkuat keberlanjutan gerakan ulama perempuan di Indonesia. [] (ZA)

Dukung kami dengan donasi melalui
Bank Syariah Indonesia 7004-0536-58 a.n. Yayasan Fahmina

Terkait

Madrasah Creator KUPI Gelar ToT di Yogyakarta, Perkuat Gerakan Menulis Profil Ulama Perempuan

Oleh: Zaenal Abidin “Gerakan ini menargetkan 10.000 catatan kerja dan profil keulamaan perempuan sebagai bagian dari Road to KUPI ke-3...

Populer

Artikel Lainnya